Percepat Penanganan Gajah Liar Di Pintu Rime Gayo, Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si Lakukan Pertemuan Dengan Kepala BKSDA Aceh

Percepat Penanganan Gajah Liar Di Pintu Rime Gayo, Sekda  Drs. Haili Yoga, M.Si  Lakukan Pertemuan Dengan Kepala BKSDA Aceh

BKSDA Kirim 4 (Empat) Ekor Gajah Jinak Ke Bener Meriah

Banda Aceh (BM News), “Kita  sangat  membutuhkan dukungan dan kerja sama yang baik dengan semua pihak, tidak hanya kerja sama kita  dengan rekan-rekan kita dari TNI / Polri dan masyarakat, tapi juga dengan  segenap pemangku kepentingan  terutama disekitar wilayah kehadiran gajah liar yang selama ini sudah bekerja ekstra keras, dan hari ini kita langsung menemui Kepala BKSDA Aceh Bapak  Agus Ariyanto  terkait dengan penanganan gajah liar di Kecamatan Pintu Rime Gayo”.

Demikian disampaikan oleh Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si usai melakukan pertemuan dengan BKSDA Aceh  melalui pesan singkat Whatsapp  kepada Humas Setdakab Bener Meriah, Rabu, 3/2/2021.

Lebih lanjut Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si menjelaskan, Alhamdulillah, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Bapak Agus Ariyanto sangat menyambut baik dan akan secepatnya mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah konflik gajah liar dengan manusia di Kecamatan Pintu Rime Gayo, kata Sekda.

“Pada hari ini ( Rabu, 3/2/2021) BKSDA Aceh langsung mengirimkan 4 (empat) ekor gajah jinak ke Bener Meriah, untuk menggiring gajah liar yang ada dipemukiman warga untuk keluar dari lokasi, dan langsung kita saksikan,” ungkap Haili Yoga.

Tambah Sekda, bukan Cuma itu pihak BKSDA Aceh juga akan melanjutkan membuat dan membangun  Parit Barrier dan pemasangan Power Fencing (Kawat kejut), dan ini akan bisa meminimalisir konflik  gajah dengan masyarakat sekaligus untuk menghalau gajah agar tidak turun kepemukiman warga  di Kecamatan Pintu Rime Gayo- Bener Meriah, ungkapnya.

“Sekali lagi kita  berharap dengan adanya dukungan dari semua pemangku kepentingan terutama kepada BKSDA, DLHK dan LSM CRU Aceh, TNI/Polri serta masyarakat  untuk bisa melakukan upaya penggiringan dan penyelamatan gajah liar dan kita juga memohon ke masyarakat untuk tidak berbuat kasar  terhadap satwa yang sangat dilindungi itu,” pinta Sekda.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Bener Meriah juga sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Tim 8 yang bekerja siang dan malam dalam penanganan gajah liar tersebut tanpa mengenal lelah, semoga kawan-kawan yang tergabung dalam Tim 8 tetap semangat  untuk kenyamanan warga kita, dan jangan ada kata menyerah, ”  ungkap Sekda.

Terakhir Sekda menyampaikan, ke 4 ekor gajah jinak yang dikirimkan oleh BKSDA Aceh  tujuan utamanya memang untuk menggiring gajah liar supaya keluar dari pemukiman warga supaya kembali kehabitatnya, setelah itu  akan ada kerjasama denga Dinas Pariwisata Bener Meriah dimana gajah-gajah itu nantinya juga bisa dijadikan sebagai objek wisata atau Destinasi wisata  baru di Bener Meriah, pungkas Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si.

Hadir dalam pertemuan tersebut selain Kepala BKSDA Aceh juga ada Direktur LSM CRU Wahdi Azmi, Kasi KSDA DLHK Aceh Dede Hadi Ismanto beserta staf. (Ikas).

Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *