Sekda Buka Seminar Hasil Penelitian Arkeologi Austronesia Indonesia Bagian Barat Kajian Budaya Prasejarah Wilayah Budaya Gayo

Sekda Buka Seminar Hasil Penelitian Arkeologi Austronesia Indonesia Bagian Barat Kajian Budaya  Prasejarah Wilayah Budaya Gayo

Redelong, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si mewakili Bupati membuka secara resmi kegiatan Seminar tentang Hasil Penelitian Arkeologi Austronesia Indonesia di Indonesia bagian Barat terkait Kajian Budaya Autronesia Prasejarah di Wilayah Budaya Gayo yang diinisiasi oleh Balai Arkeologi Provinsi Sumatera Utara Tahun 2021 dan  diselenggarakan di Hotel Parkside Gayo Petro Takengon, Selasa, 25/5/2021.

Sekda yang mewakili Bupati dalam kata sambutan, arahan sekaligus bimbingannya menyampaikan, sebelum kita melanjutkan kegiatan ini, mari kita semua untuk memdo’akan Bapak Bupati yang saat ini dalam keadaan sakit, semoga penyakit beliau diangkat oleh Allah, SWT dan beliau cepat sembuh dan kembali melaksanakan tugas seperti hari-hari biasanya, ungkap Sekda.

Lebih lanjut Sekda menyampaikan, acar yang diselenggarakan oleh Balar Sumut ini merupakan salah satu acara yang cukup luar biasa, mari kita mengucapkan terimakasig dan apresiasi kepada Balar Sumut khususnya kepada  Kepala Balai Arkeologi Sumut Bapak Dr. Ketut Wiradnyana, M.Si  dan rombongan yang akan memberikan Ilmunya kepada kita, dan ini merupakan nikmat  yang harus kita sukuri, makanya kita jangan hanya menjadi penonton tetapi kita harus menjadi pelaku, ujar Sekda Haili Yoga.

“Jadi kita hari ini jangan hanya datang, registrasi, duduk,menedengarkan  dan pulang begitu saja tanpa ada ilmu yang kita bawa pulang,” tegas Sekda.

Sambung Drs. Haili Yoga, M.Si, apa yang disampaikan oleh Ka Balar Sumut dan para narasumber nantinya, perlu kita pahami bersama dimana kegiatan ini adalah sebagai upaya untuk keberlangsungan dan keberlanjutan tentang  mengungkapkan identitas suku Gayo sejak zaman dahulu, yang cikal bakalnya dari Loyang Mendale. “Saya rasa kegiatan seminar ini adalah salah satu kegiatan yang sangat tepat, dimana kita mebuat suatu kisah atau cerita (Legenda) itu disertai dengan dokumen, yang apa saatnya nanti harus kita baca dan jangan hanya disimpan, dan juga ini harus disampaikan lewat Medsos,” pesan Sekda.

Dalam kesempatan tersebut Sekda Drs, Haili Yoga, M.Si juga sedikit bercerta tentang Kopi Gayo (Robusta), kalau kita bertanya kepada beberapa orang ini akan berbeda karena berbeda sumber, dan ini harus disatukan dan dijadikan sebuah buku sebagai literasi kita dan anak cucu kita kelak dan ini harus diseminarkan, jelas Drs Haili Yoga, M.si.

Terakhir Sekda mengharapkan kepada seluruh peserta khuusunya kepada para guru agar apa yang didapat dalam seminar ini harus disampaikan kepada para murid di sekolah masing-masing, caranya itu terserah kepada para guru, bagaimana caranya murid-murid disekolah bisa tertarik dengan apa yang bapak ibu sampaikan sehingga anak-anak kita ingin ketempat apa yang kita ceritakan, pungkas Sekda.

Sementara Kepala Balar Sumut Dr. Ketut Wiradnyana, M.Si  dalam laporannya menyampaikan, seminar ini diadakan ini adalah merupakan aspek pertanggungjawaban Balar Sumut yang selama satu decade kami telah melakukan penelitian di Loyang Mendale dan juga telah mensurvey wilayah Bener Meriah. Apa yang telah kami hasilkan apakah itu berbetuk buku atau jurnal baik dalam tingkat nasional maupun regional dan Internasional, kata Ketut.

Kata Ketut,informasi yang kita miliki saat ini adalah informasi kelas dunia, jadi tidak lagi bermain-main dengan informasi local, apa yang kita miliki dalam konteks masyarakat Gayo, kita tidak berbicara masalah adinstratif tapi adalag berbicara tentang masalah budaya-budaya Gayo, apa yang dimiliki oleh masyarakat Gayo atau cikal bakal dari masyarakat Gayo itu ada di Mendale, dan ini harus kita jaga bersama, ungkapnya.

“Jika kita tidak bersama-sama menjaga itu ini rasanya kita “kualat” bagaiman tidak apa yang terjadi pada leluhur kita saja tidak mampu kita benahi, tidak mampu kit informasikan dengan baik dan benar,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga Ka. Balar Sumut menyerahkan Buku Pengayaan “Orang gayo Dimas lalu kepada Bupati yang diwakili oleh Sekda Bener Meriah.

Acar seminar tersebut juga menghadirkan para narasumber yaitu Kahilisuddin dan Zulfikar Ahmat, ST.

Tampak hadir dalam seminar tersebut Kepela Dinas Pariwisata Irmansyah, S.STP, M.SP, Kepala Dinas Pendidikan Sukur, S.Pd, M,Pd, Para Kabid dari Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan, para Guru jurusan IPS dari Bener Meriah, perwakilan dari MAA Bener Meriah, Kabag Prokopim yang diwakili oleh Kasubag Protokol Teguh Wan Pribadi, S.STP dan undangan lainnya. (Ikas).

Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *