Bupati, Kapolres, Kajari, Sekda, Asisten II dan Danyon RK 114/SM Kabupaten Bener Meriah Tinjau Posko Pengecekan Suhu Tubuh di Perbatasan

Bupati, Kapolres, Kajari, Sekda, Asisten II  dan Danyon RK 114/SM Kabupaten Bener Meriah Tinjau Posko Pengecekan Suhu Tubuh di Perbatasan

Redelong (BM News), Bupati Tgk. H. Sarkawi, Kapolres  AKBP Siswoyo Adi Wijaya, S.I.K, Kajari Agus Suroto, SH, MH, Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si, Asisten II Abdul Muis, SE, MT,Danyon RK 114/SM Mayor Putra Negara, Wakil Ketua I DPRK Tgk. Husnul Ilmy, S.Sy, Ketua MPU Tgk. Almuzani, Ketua TP-PKK Ny. Nikmah sarkawi, S.Sy, Ketua DWP Ny. Risnawati Haili Yoga, S,SiT, Kabag Humas dan Protkol Setdakab Bener Meriah Wahidi, S.Pd.MM bersama  bersama  Kepala SKPK  lainnya, usai melaksanakan Rakor (Rapat Koordinasi) di Posko Siaga Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah langsung melakukan Pemantauan di dua Posko Pemerikasaan Suhu Tubuh di Kem Kecamatan Permata dan Puskesmas Blang Rakal Kecamatan Pintu Rime Gayo, Senin, 23/3/2020.

Bupati dan rombongan mengawali kunjungaannya ke  Posko Kem Kecamatan Permata dan dilanjutkan ke Posko Blang Rakal Kecamatan Pintu Rime Gayo,  di Kedua Posko tersebut Bupati dan Rombongan memeriksa dan mengecek langsung kesiapan para tenaga Medis yang merupakan Garda Terdepan dalam penanganan kasus ini, dimana peralatan standar pendeteksi dan pencegahan Corona Virus yang ada di Posko adalah alat pendeteksi suhu badan.

Dikedua Posko tersebut Bupati Bener Meriah Tgk H. Sarkawi  menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Bener Meriah pada kondisi saat ini, telah  membentuk  kesiap siagaan kita dalam  mengantisipasi atau mencegah dan menangani Covid-19 dengan membentuk Satgas dengan mendirikan atau  membuat dua Posko Pemeriksaan bagi warga yang masuk ke Kabupaten Bener Meriah di dua pintu gerbang masuk , yakni di Kem Kecamatan Permata  dan di Pueksemas Blang Rakal, jelas Bupati.

Terkait apakah ada warga Bener Meriah  yang saat ini yang sudah terjangkit, Bupati menerangkan hingga tanggal 23 Maret ini, sudah  6 warga  yang berstatus ODP (Orang Dalam Pemantaan) dan  saat ini  masih dalam proses karantina dan pemantauan oleh pihak terkait, ke enam orang ini, mereka baru saja tiba dari luar daerah, jelas Tgk. H. Sarkawi.

 Tegas Bupati, kita harus harus memahami,  bahwa orang yang berstatus ODP bukan  berarti sudah terjangkit virus corona, tetapi status ODP diberikan karena mereka pernah berada atau pergi ke daerah yang sudah terjangkit. Dicontohkan, ada  mahasiswa yang kuliah di Yogyakarta dan daerah lainnya di pulau Jawa, ‘’Itu upaya Pemerintah Bener Meriah  melalui Satgas Covid-19 menangkal dan mencegah penyebaran covid-19. Satgas sudah dibentuk, warga yang pernah mengunjungi daerah terjangkit kita karantina dan terus dipantau, tentunya setelah melakukan pengecekan Suhu Tubuh dan Scanning lainnya”, jelas Bupati.

Lanjut Bupati,  kita dapat lihat dan saksikan mereka para petugas kita tidak  memandang panas maupun hujan, petugas kesehatan yang disiagakan di Posko Pencegahan Penanggulangan Virus Corona (Covid-19) tetap melakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi warga.

Mereka tetap melakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada pengendara (warga) yang melintas di Posko perbatasan Kabupaten Bener Meriah dengan Kabupaten Tetangga.

Camat Pintu Rime Gayo Eddi Iwansyah Putra, SH secara terpisah  mengatakan, pemeriksaan suhu tubuh bagi warga, masih sekaitan dengan upaya pencegahan penyebaran virus corona sesuai intruksi Bapak Bupati Bener Meriah.

“Pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan thermal scanner dalam rangka mengantisipasi terjadinya penyebaran covid 19 atau virus corona yang saat ini melanda hampi seluruh  negara didunia,” ungkap Eddi panggilan akrabnya.

Kata Camat Pintu Rime gayo, Posko ini melibatkan petugas Kesehatan dari Puskesmas  Blang Rakal, pihak Kepolisian, Dinas Perhubungan, TNI, BPBD dan Pol PP itu, dan ini akan tetap berjalan sampai waktu yang belum ditentukan, ujarnya.(Ikas).

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *